Vedroziete theGREATlittle

this blog is miniature of my HEART, the book story of my LIFE.

Showing posts with label articles. Show all posts
Showing posts with label articles. Show all posts

Museum Manusia Purba Sangiran (lagi) #2


Mengunjungi Museum Manusia PurbaSangiran rasanya sudah bosan, kenapa tidak Museum Klaster Bukuran? Museum klaster Ngebung? dan sederet museum purbakala lainnya?

Museum manusia purba Sangiran masih memiliki banyak hal untuk dikaji, mungkin itu jawaban yang paling tepat. Kemarin lusa, seorang adik yang tergabung dalam KIR Kalpawidya SMAN1G bertanya kepada saya, “menurut mbak, kira-kira apa yang menyebabkan museum sangiran ini sepi pengunjung?”
saya hanya mengrenyitkan dahi sembari berpikir, dari mana adik ini bisa bertanya sedemikian rupa. Museum sangiran sepi pengunjung? Apakah adik ini sudah mengolah data pengunjung atau hanya asumsi dia saja? Padahal, baru saja saya bertanya pada satpam bagian resepsionis tercatat pada buku tamu turis asing bahwa ada 36 kunjungan dalam 28 hari dan setiap kunjungan tercatat 1-10 pengunjung. Kunjungan di atas hanya dari turis asing bagaimana dengan pengunjung lokal? Saya yakin jumlahnya pasti lebih banyak. Lalu, apakah bisa dikatakan bahwa Sangiran sepi pengunjung? Saya rasa perlu pengkajian data yang lebih detail dan dalam untuk menjawab hal tersebut.

Jika memang museum sangiran itu sepi pengunjung, apa yang menjadi pembandingnya? Kita tidak mungkin membandingkan museum sangiran dengan tempat wisata pantai drini, air terjun grojogan sewu, goa pindul atau wahana rekreasi. Museum Sangiran adalah tempat wisata edukasi tentu sangat berbeda dengan tempat wisata alam yang menyuguhkan pemandangan untuk merefresh pikiran atau wahana rekreasi untuk bersenang-senang. Untuk mengajarkan dan mengenalkan sesuatu itu lah tujuan utama dari wisata edukasi. Begitu juga museum sangiran, yang ingin mengenalkan tentang keberadaan kehidupan purba berjuta-juta tahun yang lalu. Jadi, coba lihat perbandingan data pengunjung museum sangiran dengan museum-museum lain di Indonesia, hasilnya bisa saja mendekati kata valid.

Museum Manusia Purba Sangiran (Lagi)

Jumat(30/1) Saya menemani adik-adik yang tergabung dalam KIR KALPAWIDYA SMAN 1GML untuk berkunjung ke Museum Purbakala Sangiran. Mereka bertanya, sudah berapa kali saya berkunjung ke museum tersebut. Sambil tertawa saya menjawab sudah berkali-kali, mungkin ke 5/6 kalinya. Namun, kunjungan saya dan adik-adik kali ini bukanlah untuk berwisata tetapi mencari dan mengumpulkan data. Sok ilmiah sekali kelihatannya kegiatan ini, namun inilah kegiatan adik-adik KIR. Belajar mengkaji sesuatu permasalahan yang dekat dari diri kita.
Sebelum berangkat ke museum, mereka sudah diberikan beberapa permasalahan yang harus dikaji sehingga di museum adik-adik hanya tinggal mencari dan mengumpulkan data baik melalui wawancara, survey, atau kuisoner.


Karena saya hanya mendampingi, saya pun asik berkeliling dan mengamati apa yang dipamerkan dalam museum. Awalnya, saya malas untuk berkeliling karena saya sudah khatam dengan apa yang ada di dalamnya. Iseng-iseng saya bercakap  dengan Pak satpam yang sedang berjaga di meja resepsionis, dengan tujuan menanyakan angka pengunjung tiap harinya. Dari tumpukan buku tamu, saya tertarik dengan buku tamu kuning yang bertuliskan untuk turis asing. Saya pun meminta izin kepada pak satpam untuk membaca isi dari buku tamu kuning itu. Dari buku tersebut tercatat bahwa pada bulan Januari 2015 ada 36 kunjungan turis asing dimana tiap kunjungan berjumlah 1-10 pengunjung. Pengunjungnya pun tersebar dari berbagai negara seperti, japan, netherland, Taiwan, Australia, dll dengan beragam tujuan kunjungan.
Memasuki ruang display1 beragam fosil pun dipamerkan disana. Namun, sekali lagi saya sudah tidak tertarik untuk mengamati fosil-fosil itu. Namun, ada hal lain yang membuat saya tertarik, deskripsi terjemahan pada fosil-fosil. Sebagai museum yang sudah tercatat dalam world heritage dan ramai akan pengunjung asing setiap bulannya, tentu saja fasilitas dalam museum menggunakan dua bahasa (Indonesia dan inggris), dan hal yang paling penting dalam penggunaan bilingual adalah deskripsi fosil. Saya tidak memiliki background knowledge tentang arkeologi, tentang unsur-unsur tanah, atau tentang sejarah sedangkan yang saya miliki adalah pengetahuan bahasa inggris. Jadi, tidak salah bukan jika saya lebih tertarik pada terjemahan-terjemahan itu.

Dari sekian banyak terjemahan, ada beberapa yang membuat saya mengerenyitkan dahi. Sayangnya, tidak dapat saya paparkan satu persatu hasil terjemahan tersebut. Namun, dari sinilah saya ingin mengajak teman-teman khususnya yang sedang mendalami bahasa inggris atau teman-teman pendidikan bahasa inggris dengan konsentrasi translation bahwa ini adalah hal yang menarik untuk diteliti. Yakni, teks deskripsi terjemahan di museum manusia purba sangiran yang sudah tercatat dalam world heritage.   

Teknik Pembuatan Gerabah yang unik di Klaten, Jawa Tengah.


Tulisan ini bermula dari rasa penasaran saya setelah berdiskusi singkat dengan Pak Arief Rahmawan, guru bahasa Indonesia saya sewaktu SMA. Dalam diskusi singkat di Kalioso, Karanganyar tempat beliau bersama keluarga kecilnya tinggal, beliau menceritakan tentang seorang peneliti dari Jepang yang rela menghabiskan waktunya tinggal di daerah Klaten untuk meneliti gerabah di daerah Bayat. Peneliti dari Jepang ini bahkan rela memberikan sumbangan dana demi didirikannya museum gerabah di Bayat, cerita singkat beliau kepada saya.

Sesuatu hal yang membuat saya terus bertanya adalah mengapa gerabah Bayat yang menarik orang Jepang itu bukan gerabah Kasongan yang sudah terkenal? Pak Arief hanya menjawab, menurut berita yang beliau baca gerabah Bayat mempunyai bentuk yang unik dan dibuat menggunakan alat yang sudah modern dari pada gerabah lain. Sayangnya jawaban Pak Arief, begitu saya biasa memanggilnya, belum sepenuhnya menjawab rasa keingintahuan saya. Karena sebenarnya tujuan beliau dalam menceritakan hal ini adalah memotivasi jiwa meneliti saya. Meneliti tak harus muluk-muluk,meneliti lah dari hal yang kecil. Jangan sampai kita mengabaikan hal-hal kecil di sekitar kita, justru hal kecil ini lah sebuah karya bermula. Menliti lah dari apa yang ada di sekitarmu, apa yang dekat denganmu dan apa yang menarik hatimu.

Keingintahuan saya tentang gerabah bayat semakin membesar. Selain tentang hal-hal yang mendasari peneliti jepang itu, juga karena daerah Bayat, Klaten yang masih dalam karesidenan Surakarta, dan backrground seni/budaya yang melekat dalam gerabah itu sendiri. Berharap saya bisa menemukan dan membaca hasil penelitian orang jepang itu untuk menjawab rasa ingin tahu yang kian membuncah, namun membongkar gudang pustaka ‘mbah’ Google tidak lah cukup. Sampai saat ini hanya tulisan-tulisan di web dan media lah yang menjadi sumber pengetahuan saya tentang gerabah Bayat. Sedangkan, pengamatan secara langsung di daerah Bayat menjadi kegiatan yang segera diagendakan untuk menambah ilmu dan pengetahuan tentang gerabah yang katanya memiliki bentuk unik itu.

Sejarah gerabah di daerah ini menurut masyarakat tidak lepas kaitannya dengan kedatangan Sunan Pandanaran kala itu. Sunan Pandanaran yang kemudian dikenal juga sebagai Sunan Bayat ini diutus untuk mengembara dan menyebarkan ajaran agama islam di daerah selatan. Di desa Melikan ini lah beliau mendirikan sebuah mushola yang dilengkapi dengan wadah penampung air terbuat dari tanah liat yang diberi nama genthong. Dari sini lah, kemudian sang Sunan mengajarkan masyarakat membuat gerabah di samping mengajarkan agama islam.

Teknik yang digunakan pada jaman itu adalah teknik putaran miring. Karena para pengrajin gerabah didominasi oleh kaum perempuan yang mengenakan jarik sedangkan kaum laki-laki bertugas mencari tanah liat, maka Sunan Bayat meminta agar tatakan gerabah dibuat miring. Hal ini dilakukan dengan pertimbangan nilai etika, Sunan Bayat melihat  kekurangpantasan ketika seorang perempuan ikut memutar gerabah dengan dengan kaki mengangkang  seperti perajin laki-laki. Adat Jawa memberi petuah bahwa perempuan Jawa tidak boleh duduk dalam posisi mengangkang. Tidak sopan. Maka teknik putaran miring menjadi pilihan tepat agar para  perempuan tetap bisa membuat gerabah tanpa harus melanggar aturan adat. Sayangnya, tidak banyak masyarakat sekarang yang tau akan sejarah putaran miring ini. Kebanyakan masyarakat hanya mengikut kebiasaan saja, bahwa tatakan miring untuk perempuan sedangkan tatakan datar untuk laki-laki. Teknik gerabah putaran miring. Posisi tatakan tidak sejajar dengan permukaan tanah, melainkan miring sekitar 45 derajad. Selain itu cara duduk pengrajin serong tidak menghadap lurus ke depan.

Sejatinya, teknik putaran miring memiliki beberapa keunggulan. Teknik putaran miring memudahkan tanah liat yang akan dibentuk untuk melebar karena adanya gaya gravitasi sehingga produk dapat dibuat dengan mudah dan cepat tanpa mengeluarkan tenaga yang lebih seperti pada teknik putaran datar. Untuk membuat satu produk gerabah dengan menggunakan putaran miring diperlukan waktu sekitar 3-5 menit tergantung tingkat kesulitannya.
source: solopos.com

Teknik putaran miring inilah yang akhirnya menarik perhatian seorang peneliti dari Jepang. Ia adalah Chitaru Kawasaki, seorang profesor dari Universitas Kyoto Seika, Jepang. Pada 1994, ia datang ke desa Melikan untuk meneliti gerabah dengan teknik putaran miring. Sang professor yang merupakn ketua jurusan keramik di Universitasnya itu mengaku tertarik dikarenakan teknik putaran miring tidak ada di daerah lain di dunia dan hanya ada di Klaten. Selain meneliti, Kawasaki juga memberikan sumbangan untuk didirikannya Gedung Pusat Keramik Putaran Miring di desa tersebut, yang kemudian diresmikan pada tahun 2005. Pengembangan teknik dan desain gerabah pun ia bagi kepada masyarakat sekitar. Setelah masa tinggal di Indonesia habis, Kawasaki pun kembali ke Jepang. Namun, kerjasama tidak berhenti begitu saja. Ia masih sering membimbing para pelajar dari SMK 1 ROTA, Bayat dalam mempelajari gerabah dan keramik, baik melalui undangan untuk para pelajar belajar di Jepang maupun datang ke sekolah sebagai guru tamu, karena di sekolah ini terdapat jurusan keramik.

Gedung Pusat Keramik Putaran Miring yang dulunya diberi nama Laboratorium Pusat Pelestarian Budaya Keramik Putaran Miring kini dibuka untuk umum. Pengunjung dikenakan biaya retribusi sebesar Rp 10.000-Rp.12.000 lengkap dengan fasilitas. Diantaranya, pengunjung bisa melihat secara langsung proses pembuatan gerabah dengan teknik putaran miring dari awal sampai akhir. Mereka juga bisa mencoba ikut membuat gerabah, dan hasil karyanya boleh dibawa pulang. Rasanya ingin segera berkunjung ke sana. Selain untuk wisata edukasi, mungkin juga bisa sebagai tempat penelitian para mahasiswa jurusan seni kerajinan. Terlebih lagi mungkin teman-teman dari jurusan pendidikan seni kerajinan ada yang tertantang untuk praktik mengajar di SMK 1 ROTA. :D

Rp 50.000 untuk HP Android yang Rusak

Hari Selasa lalu 13 Januari 2015, Handphone andorid saya tiba-tiba rusak. Nggak tau lah itu kena virus atau kenapa, yang jelas ngrestart mulu dan nggak mau tampil layarnya. Bingung juga jadinya mau diapain dan dibawa kemana ini HP. Serumit apapun keadaanya tetap stay cool, yes.
Setelah esok harinya ke kampus dan bertemu dengan kawan-kawan PBI 5J, mereke menyarankan untuk dibawa ke konter HP saja. Yah, karena kebutuhan akan komunikasi sangat mendesak saya bawa saja HP Andromax C ini ke konter servis HP.
Setelah selesai dicek sama si abang,
"Ini OS nya mbak yang kena, harus diinstal ulang" kata si abang
"duh, trus datanya ilang semua dong mas"
"Ya, iya. hilang semua.."
terdiam dan menunggu beberapa menit bukan karena mikir, tapi karena ditinggal abangnya nyervis HP lain.
"kira-kira habisnya berapa ya mas?"
"50ribu mbak"
jadi mikirr.......
"yaudah deh mas, nggak apa"
"oke"

Dan sekarang HP saya sudah jadi dengan harga 50 ribu, setelah itu saya browsing di internet yang ternyata kita bisa perbaiki sendiri HP yang rusak macam tadi..
nih, artikel dari sebuah web di internet. Semoga bermanfaat jadi, kalo temen-temen HPnya rusak bisa dibenerin sendiri...

Source: http://baliservicecomputer.blogspot.com/2014/03/smartfren-android-rusak.html

Smartfren Android Rusak
Bootloop adalah kondisi handphone andromax smartfren rusak software-nya, dimana saat dinyalakan masih ada reaksi tombol power menyala namun tidak bisa start up untuk masuk ke menu dan berhenti di gambar logo tulisan smartfren saja (bukan mati total/ hardbrick). Penyebab hp bootloop dan gagal booting bermacam-macam, paling sering sih karena ada file system android yang rusak, bisa file corrupt, konflik aplikasi ataupun kesalahan modifikasi system. Contoh: setelah di root salah menambah memory internal-external storage atau salah ganti font, modifikasi system UI, swap file  dll. Pengalaman di tempat service kami, dalam beberapa kasus baterai drop juga dapat menyebabkan bootloop pada android type tablet.


Bagaimana cara memperbaiki Smartfren Android yang rusak dengan ciri-ciri gejala seperti disebutkan atas? Berikut ini cara mengatasi sendiri masalah Handphone Smartfren Andromax c yang mengalami bootloop.

Peringatan
Untuk mengatasi bootloop, tidak mau masuk menu atau gagal start up caranya berbeda-beda, dan link download firmwarenya juga berbeda sesuai type handphone. Kesalahan melakukan proses flash dapat membuat handphone-tablet android smartfren mati total/ hardbrick. Segala resiko yang diakibatkan ditanggung sendiri. Kami Bali service computer hanya mencoba membantu untuk pengguna Handphone Andromax Smartfren yang jauh dari tempat service center Smartfren agar dapat memperbaiki sendiri Hape nya yang rusak.

Persiapan
Micro SD yang sudah di format fat 32.
Link Download firmware handphone andromax c Smartfren di sini menggunakan komputer Laptop. Atau download disini.
Ekstrak file rar menggunakan 7Zip atau program serupa, maka akan menghasilkan folder dengan nama EG902.v1
Copy folder rom hasil ekstrak ke MicroSD dan langsung saja diletakkan di kartu memori micro sd tanpa diubah.
Masukkan memori kedalam slot micro sd Handphone.
Proses cara Instal Android Smartfren
Dalam kondisi mati tekan dan tahan 3 tombol : power, vol up dan vol down secara bersamaan sampai keluar notification.
Tekan tombol power dan tunggu sampai proses flashing selesai (sekitar 5 menit)
Setelah instalasi selesai ada perintah reboot teks berwarna hijau, tekan tombol power hingga handphone smartfren restart sendiri.
Selesai, handphone samrtfren kembali seperti baru.
Tips:
Proses download link firmware smartfren harus utuh dan tidak boleh terputus, jika koneksi internet putus sebelum download selesai, harus mulai dari awal lagi.
Untuk hasil terbaik silahkan lakukan prosedur cara instal/ flashing diatas 2x agar lebih stabil.
Setelah Andromax c normal, file rom di micro sd tidak dibutuhkan lagi dan dapat dihapus.
Cara ini juga dapat digunakan untuk handphone smartfren yang lupa password email, lupa pola/lock pattern jika tidak bisa dengan cara factory reset.
Perlu diketahui bahwa Handphone Andromax C ada 2 versi, nah prosedur cara instal/ flashing andromax Smartfren dengan link download rom diatas hanya dapat diterapkan pada Andromax c versi I dengan Android Ice Cream Sandwich dan tidak cocok untuk versi 2 dengan os bawaan Jelly Bean maupun type handphone Smart lainnya seperti andromax i, v, andromax g apalagi untuk type Tablet.

Bagaimanapun, tidak semua kerusakan handphone android dapat dibenerin sendiri (baca juga Andromax smartfren rusak), terutama jika berhubungan dengan hardware, kadang kita perlu bantuan tempat service karena memerlukan peralatan teknis khusus. 


Contoh handphone-tablet android yang rusak hardware, mati total, ganti baterai drop, tidak bisa dicas karena colokan connector charger putus, adaptor charger rusak, sinyal hp smartfren andromax hilang dll.

PING!


Saya penasaran dg action PING! pada BBM.. Mksd dr aplikasi itu apa? Dan knp kata PING! Yg muncul?? Apa ada artinya? Atau itu merupakan abreviasi?
Atau bisa jadi PING! Termasuk Onomatopoeia??
bukan bermaksud sok kepo atau kurang kerjaan membahas masalah ini, namun saya yakin si pencipta aplikasi tidak mungkin membuat aplikasi tersebut hanya untuk hal sepele sperti yang dilakukan para pengguna BB sekarang ini.
Finally, I got the answer..
 


Ping (sering disebut sebagai singkatan dari Packet Internet Gopher) adalah sebuah program utilitas yang dapat digunakan untuk memeriksa Induktivitas jaringan berbasis teknologi Transmission Control Protocol/Internet Protocol (TCP/IP). Dengan menggunakan utilitas ini, dapat diuji apakah sebuah komputer terhubung dengan komputer lainnya. Hal ini dilakukan dengan mengirim sebuah paket kepada alamat IP yang hendak diujicoba konektivitasnya dan menunggu respon darinya.
Mike Muuss menulis program ini pada bulan Desember 1983, sebagai sarana untuk mencari sumber masalah dalam jaringan. Menurutnya, nama "ping" berasal dari suara echo (sonar) sebuah kapal selam yang bilamana sang operator mengirimkan pulsa-pulsa suara ke arah sebuah sasaran maka suara tersebut akan memantul dan diterima kembali ketika telah mengenai sasaran dalam jangka waktu tertentu.

That is PING. Walau pada kenyataanya pengguna BB sering kali menggunakan hanya dalam hal sepele worthless juga kadang, contohnya, untuk menyapa pengguna lain, kalau dalam bahasa lisan sperti "woy" atau ada pula yang menggunakan aplikasi ini hanya untuk sekedar meminta pengguna lain agar segera membalas pesannya. hemmt.
Ok then, after you read this article will you use PING! wisely?? YES I will..

Nasibah binti Ka’ab




Kali ini saya ingin berbagi sebuah cerita tokoh yang mungkin banyak dari kalian yang belum tau. Niat awalnya sih, saya cuma ingin menjawab pertanyaan "apa arti nama saya (Nasibah)?"
Bahkan dulu sewaktu kecil kala itu saya masih duduk di bangku SD, saya juga bertanya kepada bapak saya "Bapak, arti nama Nasibah ki apa to? kemudian bapak saya menjawab, "Nasibah itu wanita pertama yang ikut berperang bersama Nabi, bahkan tangannya putus oleh pedang musuhnya" jawab bapak yang cukup singkat dan jelas. Jawaban bapak waktu itu pun membuatku selalu bangga akan nama yang diberikan kepadaku. Oh ya waktu itu juga saya sempat bertanya pada bapak, "Bapak, sing gaweke jeneng Nasibah ki sinten?" "Sing ngeki jeneng Nasibah, mbiyen Ustadz,...." jawab Bapak lanjut bercerita tentang kisah kecil dan penamaan anak-anaknya.
Nah, jadi kalian udah tau kan asal nama Nasibah itu dari mana,,untuk lebih tau kisahnya monggo di simak kisah beliau...

  Nama lengkapnya adalah Nasibah binti Ka’ab bin Umar bin Auf Al-Khazrajiah. la merupakan wanita pertama kaum Anshar yang bersedia berikrar kepada Nabi.
la pernah mendatangi Nabi dan berkata “aku tidak pernah melihat segala sesuatu kecuali hanya diperuntukkan kepada laki-laki. Keberadaan wanita sama sekali tak pernah dianggap.” Menanggapi perkataan Nasibah itu, turunlah ayat yang mengatakan:” Sesungguhnya laki-laki dan perempuan-perempuan muslim, laki-laki dan perempuan-perempuan mukmin, laki-laki dan perempuan-perempuan yang taat, laki-laki dan perempuan-perempuan yang benar, laki-laki dan perempuan-perempuan yang penyabar, laki-laki dan perempuan-perempuan yang khusyuk, laki-laki dan perempuan-perempuan yang rajin bersedekah, laki-laki dan perempuan-perempuan yang berpuasa, laki-laki dan perempuan-perempuan yang memelihara kehormatannya, laki-laki dan perempuan-perempuan yang senantiasa menyebut (nama) Allah, telah disiapkan oleh Allah sebuah ampunan dan pahala besar” (al Ahzab: 35).
la ikut serta dalam beberapa perang besar bersama Nabi. la berperan melayani dan membantu para mujahidin, memberi dorongan kepada orang-orang yang sedang berperang, menghilangkan keraguan pada diri mereka, dan bahkan di saat waktu memungkinkan ia juga tak ragu lagi untuk menghunus senjata dan berperang sebagaimana layaknya seorang perwira.
Ia bersama dengan suami dan anaknya terjun pula dalam perang Uhud. la sempat terluka parah di saat kemenangan mulai berada di pihak orang-orang kafir. Pakaiannya tercabik-cabik karena sayatan senjata. la berada dalam naungan Rasulullah dalam keadaan tubuh penuh luka, akibat pukulan dan lemparan anak panah. Luka dalam tubuhnya sekitar 12 luka. Pada waktu itu, ibunya senantiasa mendampingi dan berusaha membalut luka-luka Nasibah itu.
Dan di saat Nabi hendak dibunuh oleh Ibnul Qum’ah, Nasibah merupakan orang yang melindungi Nabi. la melawan Ibn Qum’ah yang hendak membunuh Nabi dengan melontarkan beberapa pukulan kepadanya. Ibnul Qum’ah pun membalas pukulan-pukulan itu. la memukul pundak Nasiah hingga mengakibatkan goresan pada punggungnya.
Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam pernah membicarakannya: “bahwa derajat Nasibah pada hari ini lebih tinggi daripada derajat siapa pun, aku (Nabi) selalu melihatnya ditempat manapun, aku senantiasa melihat Nasibah sedang berperang di belakangku.” Nabi juga pernah berkata kepada anak Nasibah yang bernama Abdullah: “semoga Allah senantiasa memberkati kalian semua yang tergolong Ahli Bait. Derajat ibu mu lebih tinggi daripada derajat siapa pun. Derajat suami ibumu juga lebih tinggi daripada derajat siapa pun. Dan derajatmu pula lebih tinggi daripada derajatnya siapa pun. Allah benar-benar telah memberkati kalian semua yang termasuk Ahli Bait.” Kemudian Nasibah berkata kepada Rasulullah: “wahai Rasul, berdoalah kepada Allah agar kami bisa menyertaimu di surga nanti.” Berdoalah Rasulullah, “Ya Allah jadikanlah mereka teman-temanku di surga nanti.” Mendengar doa Rasulullah itu, Nasibah berkata: “aku tidak akan merasa resah setelah ini, dan aku tak akan merasa menderita karena permasalahan-permasalahan duniawiku. ”
Pada hari Hudaibiyah, di saat kaum muslimin mendengar sebuah isu bahwa Utsman telah dibunuh oleh kaum Quraisy di tengah-tengah Nabi sedang menyumpah orang-orang yang akan masuk Islam, Nasibah serentak berdiri dengan mengambil sebuah tongkat dan menjadikannya sebagai senjata. la memperuncing tongkat tersebut dengan pisau agar bisa dijadikan sebagai senjata yang mematikan.
Dan pada hari Khunain, ia pun ikut terjun dalam peperangan untuk semakin mengukuhkan kemenangan umat Islam. la membunuh seorang pemuda dari kabilah Hawazin yang sedang dalam keadaan terjepit, merebut senjatanya dan kemudian berperang lagi dengan menggunakan senjata itu.
la ikut pula memerangi orang-orang yang keluar dari agama Islam pada masa pemerintahan Abu Bakar. la juga ikut serta dalam perang Yamamah bersama Khalid bin Walid untuk menghadapi Musailamah ‘sang pendusta’.
Namun, Musailamah malah memotong tangan Nasibah, dan melukainya sebanyak 10 luka, yang akhirnya menjadikan Abu Bakar menganjurkan agar Nasibah dibawa pulang. Dan tak hanya itu saja, Musailamah juga mampu membunuh anak Nasibah yang bernama Habib bin Zaed setelah terlebih dahulu ia potong tangan dan kakinya.
Salah satu Hadits yang diriwayatkan oleh Nasibah adalah: bahwasanya Rasulullah pernah mendatangi Nasibah seraya menawarkan makanan kepadanya. Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam berkata kepadanya “makanlah”, menjawablah Nasiah “aku sedang dalam keadaan berpuasa.” Mendengar perkataan itu Rasulullah langsung bersabda “para Malaikat akan selalu melakukan shalat bagi orang-orang yang berpuasa sehingga mereka senantiasa merasa kenyang akibat shalat yang dilakukan oleh para Malaikat tersebut.

Sumber: http://www.dakwatuna.com/2010/09/06/8099/wanita-wanita-pengukir-sejarah-bagian-ke-18-nasibah-binti-kaab/#ixzz2vLSawv9p

Nonton Drama bisa mendramatisir keadaan



Secara sadar sebenarnya kita tahum bahwa film-film, sinetron , atau drama itu kebanyakan hanya sebuah cerita rekaan atau imajinasi si penulis cerita. Sayangnya, begitu kita melihat film tersebut kita terhanyut begitu saja ke dalam cerita itu. Dalam film pun mempunyai senjata-senjata untuk menarik penonton. Lihat saja pada film dan drama-drama korea, mereka selalu menyuguhkan hal-hal yang mengacaukan pikiran penontonnya. Dari kisah romantismenya, pelaku drama dengan tampang-tampang yang menawan, hingga lagu-lagu soundtrack yang tak kalah romantis. 

Saya tergubah untuk menulis tentang hal ini setelah saya melihat tausiyah Ust. Felix Siauw di stasiun TV negeri. “Film-film atau drama dari luar negeri itu sebenarnya hanyalah imajinasi dari negara si pembuat film. Contoh; Amerika, mereka selalu menampilkan film-film bertemakan super hero(pahlawan-pahlawan semacam super man, spider man, bat man, iron man, dan yang man-man lainnya) adalah mereka negara dengan tingkat kriminalitas tinggi, di masyarakat Amerika pencopetan, pembunuhan, pemerkosaan dan tindakan kriminal sangat tinggi. Sehingga masyarakat mengidamkan kehidupan dunia yang aman dan tentram. Dari latar belakang ini lah mereka membuat film-film pahlawan yang mengamankan kota-kota mereka. Tidak jauh berbeda dengan amerika, Korea sebagai negara yang merindukan keharmonisan atas terpecahnya mereka dari Korea Utara mewujudkan impian-impian dan harapan mereka melalui film dan drama.” Begitu lah Ust. Felix menyadarkan kita. 

Sependapat dengan Ust. Felix saya menemukan beberapa fakta tentang drama Korea yang sebenarnya semua itu hanya imajinasi belaka dan sulit sekali terwujud di dunia nyata. beberapa hari yang lalu karena bosan dengan rutinitas, saya putuskan untuk menonton drama korea. Saat itu saya memilih drama korea berjudul King 2 hearts yang sebenarnya udah cukup out of date soalnya film ini udah tayang tahun 2012 lalu. Tapi, Film ini cukup membuat penonton terpukau dengan alur cerita yang nasionalis, romantis, dan sedikit dibumbui humor. Bahkan saya yang kurang menyukai drama korea ataupun hal-hal tentang korea pun terlumpuhkan oleh film ini. KING 2 HEARTS menceritakan tentang seorang raja korea yang ingin sekali menyatukan Korea selatan dengan korea utara. Beberapa cara yang dilakukan adalah adanya tim gabungan antara Korut dan Korsel pada sebuah kompetisi dan diselenggarakannya Pernikahan antara prince Korsel dengan anak presiden Korut. Dari sini sudah terlihat sangat jelas bahwa sang penulis cerita ingin sekali mewujudkan keharmonisan dan bersatunya kembali negara Korea, mengingat pada tahun 2012 lalu Korut dan Korsel sempat memanas diawali dengan pernyataan Korut untuk gencatan senjata dan akhirnya kini kembali mereda. Adegan memanasnya hubungan Korut dan Korsel pun tidak luput dari film King 2 Hearts. Fakta lain yakni ketika saya menghadiri sebuah seminar Cross Cultural Understanding, dimana salah satu negara yang hadir adalah Korea selatan, di dalam presentasinya sang presenter mengatakan bahwa dia dan masyarakat Korea selatan pada umumnya sangat merasa sedih dan menyayangkan perpecahan yang terjadi antara korsel dan Korut, bahkan dia menambahkan sebuah doa kecil semoga Korea dapat bersatu kembali.

Kisah romantisme yang dibangun pun hanyalah sebuah imajinasi. Kita dilumpuhkan dengan wajah sang aktor yang rupawan, cool dan kece badai di awal dan kemudian tercekik mati atas adegan romantis pada setiap alur. Faktanya, ketika presenter Korea tadi ditanya apakah laki-laki di Korea itu romantis seperti yang ada di film? Sang presenter pun menjawab tidak semua laki-laki Korea romantis, hanya sebagian yang seperti itu. Haha jadi, buat kamu-kamu yang udah kena sihir drama atau film tentang romantisme, ketentraman, ketenangan, dan keharmonisan segera lah sadar! Secara tidak langsung film-film itu membawa kalian ke dalam angan-angan tentang hidup yang serba romantis, tentram, tenang dan harmonis. Maka tidak salah kalau semakin banyak oarang-orang yang sering galau atas perasaan mereka dan mengeluh akan kehidupan mereka. Yap, sekali lagi karena mereka sudah terbawa dalam angan-angan tentang hidup di dunia yang serba enak. So, beware ya!


Gibran's Quote - Spiritualitas Hawa



Jika kita mencintai, cinta kita juga tidak berasal dari kita, juga bukan kepunyaan kita. Sekiranya kita bahagia, kebahagiaan kita tidaklah dalam diri kita, tapi dalam kehidupan itu sendiri. Seandainya kita merasa sakit, kesakitan kita bukan pada luka kita, tapi dalam seluruh alam semesta. 

Orang yang mengeluh, meragukan kehidupan.

Kebahagiaan tidak memerlukan kesenangan, kebahagian adalah kerinduan yang terwujud dalam penyatuan, sedang kesenangan adalah kelalaian yang mengidap khilaf. Jiwa yang abadi tak pernah puas, selalu menghasratkan kesempurnaan dan kesempurnaan itu tidak terbatas.

Wanita serupa dengan agama yang tak pernah bisa dinodai oleh kebodohan, ibarat purnama yangtak ternoda oleh adanya awan, bagaikan angin sepoi yang tak tercemar oleh nafas kebusukan.

Kita hidup bersama satu sama lain berdasarkan hukum, yang sudah sangat tua dan tidak terikat waktu. Marilah kita menjalani hidup ini dengan kebaikan dan cinta. Karena kita saling mencari satu sama lain dalam kesendirian kita, dan kita harus terus berjalan selama belum ada hati untuk tambatan.

Musim semi bersama kita, walaupun tertutup dengan kesedihan, namun ia masih tetap musim semi. Sebaiknya kita tidak bicara tentang kasih. Tapi marilah kita menerima musim semi dan kesedihan kita dengan rasa syukur. Dan marilah kita mengembara dalam kebisuan yang manis pada Dia yang telah memberimu kehidupan dengan menyerahkan kehidupan-Nya sendiri.

Aforisme
-          Kecantikan bersinar lebih terang dalam hati dia yang merindukannya ketimbang di mata dia yang melihatnya.

-          Tetapi dia yang menerima wanita sebagaimana Tuhan menciptakannya berarti menghargainya. 

-          Peradaban modern telah menjadikan wanita lebih bijaksana, tetapi peradaban juga membuat wanita lebih menderita  karen aketamakan kaum lelaki. Pada masa lalu, wanita adalah istri yang bahagia, namun sekarang mereka adalah nyonya rumah yang menderita. Pada masa lalu, mereka berjalan dengan mata buta dalam terang cahaya, tetapi sekarang mereka ________ justru dalam kegelapan. Mereka dulu cantik dalam kebodohannya, berbudi luhur dalam kesederhanaannya dan tegar dalam kelemahannya. Kini, para wanita telah menjadi buruk rupa dalam kepintarannya, dangkal dan tak berjiwa dalam pengetahuannya. Akankah datang suatu hari ketika kecantikan dan pengetahuan, kepintaran dan kebajikan, kelemahan dan kekuatan dipadukan di dalam raga seorang wanita?

I AM " A MORATORIUM"



Perkembangan manusia mulai dari bayi hingga lanjut usia sangatlah bertahap dan terjadi banyak perubahan. Diwarnai dengan adanya pertumbuhan fisik yang dapat dihitung secara kuantitatif hingga perkembangan kognitif, dan psikomotorik. Adapun perkembangan emosi sering terlihat perubahannya.  
Masa Bayi umur 1 tahun
Perkembangan pada masa bayi sulit untuk diceritakan kembali mengingat bahwa kita tidak bisa mengingat apa yang terjadi ketika kita bayi. Untuk mengamati perkembangan diri mulai sejak bayi, maka satu-satunya hal yang dapat dilakukan adalah menggali informasi dari orang tua atau saudara. Terlahir dengan proses normal oleh ibu Siti Wahyuni di daerah Sragen 19 tahun silam. Saya mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang sangat pesat hingga mencapai umur 1 tahun. Sebelum umur 1 tahun, bayi sudah belajar berbicara meski hanya satu kata, hal ini merupakan salah satu tugas perkembangan pada masa bayi. Kebanyakan bayi mengucapkan kata yang sama pada perkembangannya, mereka akan mengucapkan kata “ma / mam’ sebagai kata pertama yang mereka ucapkan. Begitu juga dengan saya, ketika umur 8 bulan kemampuan kognitif berbahasa sudah mulai terlatih dengan muncul kata “mam” sebagai kata pertama. Ketika pada masa bayi, ibu dan saudara yang ikut mengasuh saya sering kali mengajak saya berbicara “ngliling”, dari sini lah bayi belajar melalui respon dan memanipulasi kata-kata yang sering didengarnya. Hal ini terjadi karena pengaruh sensori dari luar, di mana pada masa 0-1 tahun kemampuan indera lah yang bekerja optimal untuk merekam dan merespon jelas rangsang yang diberikan dari luar, pada masa ini lah yang disebut bayi memasuki tahap sensorimotor. Selain kemampuan berbicara tugas perkembangan lain pada masa bayi adalah belajar berjalan. Saya mulai dapat berjalan tanpa bantuan yakni ketika memasuki umur 13 bulan. Sebelum dapat berjalan tegak belajar berjalan dibantu oleh ibu dan ayah bahkan saudara-saudara yang ikut mengasuh, biasanya disebut “tetah” atau dalam teori Vygotsky pemanduan proses belajar oleh orang lain yang lebih ahli seperti ini bisa disebut dengan istilah Scaffolding. Selama masa bayi ini, orang tua saya cukup sibuk untuk mengurus tiga orang anak yang masih kecil-kecil, ketika itu umur kedua kakak saya baru 7 tahun dan 3 tahun. Karena itulah saya sering diasuh oleh tetangga-tetangga saya seperti Pak Lurah. Dalam hal pengasuhan sering kali terbentuknya figur lekat pada sang bayi, namun dilihat dari pengalaman ketika bayi meskipun sering diasuh oleh orang lain, figur lekat utama tetaplah ibu. Dimana bayi tetap membutuhkan sang ibu, namun ketika diasuh oleh orang lain ia bisa mempercayai orang lain tersebut, kelekatan seperti ini termasuk dalam kategori Secure Attachment.


Berkembang memasuki masa kanak-kanak awal yakni umur 2-6 tahun. Pada masa ini anak memasuki perkembangan kognisi tahap praoperasional, ciri tahap ini adalah anak sering mengimitasi perilaku-perilaku orang yang ada disekitarnya. Contohnya pada usia 5 tahun meskipun harus mengalami keterlambatan sehingga belum bisa merasakan dunia sekolah bahkan bangku Taman Kanak-Kanak, namun saya selalu ikut-ikutan belajar ketika kakak saya belajar. Hal ini merupakan hal yang sangat menarik, karena hasil dari ikut-ikutan itu pun tidak sia-sia, saya sudah dapat membaca sebelum masuk Sekolah Taman Kanak-Kanak bahkan kemampuan itu mendahului kakak saya yang sudah masuk kelas 1 SD. Sesuai dengan karakter kelekatan emosi yang dimiliki anak secure attachment akan berkembang menjadi anak yang percaya diri, dan aktif dalam aktvitas di sekolah. Hal ini ditunjukkan dengan semasa TK saya mengikuti esktrakurikuler drum band, hingga mengikuti lomba-lomba drum band di luar daerah.                                      
Masa Anak-anak Awal
Memasuki masa anak-anak akhir yakni pada umur 7-12 tahun adalah masa di mana anak mengenal dunia sekolah. Meski biasanya fisik berkembang secara pesat pada usia remaja, namun dulu perkembangan fisik saya berkembang sangat cepat dan konsisten ketika masa anak-anak ini. Tinggi badan dan berat badan meningkat sesuai dengan tubuh anak-anak lain, jadi badan tidak terlalu kecil dan tidak terlalu besar. Selain itu menurut Teori Piaget perkembangan kognitif anak pun mulai berubah menjadi berpikir kongkret dari pada tahap sebelumnya, hal ini didukung dengan materi pendidikan di sekolah seperti berhitung, pengetahuan alam, dan lain lain. Pada masa SD pun sudah ada keinginan untuk berprestasi, dan berkompetisi dimana selama SD saya selalu masuk peringkat 10 besar atau bahkan 5 besar, tidak jarang terjadi pergantian dan pergeseran posisi. Ada seorang teman saya yang bernama Ikhsan dia juga merupakan anak yang pandai di kelas, tidak jarang kami bersaing untuk merebutkan suatu posisi peringkat dan saling bergantian memperebutkan peringkat meski hanya di lima besar. Anak-anak usia ini pun sudah memiliki rasa tanggung jawab, diantaranya sudah bisa melakukan pekerjaan rumah, dan pemeliharaan terhadap barang yang ia miliki. Pengalaman pada masa kecil, saya sudah sering membantu pekerjaan rumah seperti mencuci piring, melipat baju-baju, menyapu, bahkan memasak hal-hal kecil. Masa operasi konkret juga ditunjukan dalam pemeliharaan barang miliknya, saya masih ingat ketika itu saya memiliki kartu mainan Yugi-OH begitu juga dengan teman-teman perempuan saya. Kami benar-benar merawat kartu mainan kami masing-masing, bahkan kami berusaha agara mainan kami tersebut tidak terpantau oleh guru kami. Ketika diadakan pembersihan kelas sebelum UKK, semua teman saya menyimpan kartu mainan mereka ke dalam tas, sayangnya saya lupa untuk menyelamatkan mainan ke dalam tas alhasil kartu mainan tersebut disita oleh guru saya. Sedangkan perkembangan sosial pada masa anak-anak akhir lebih luas, anak tidak hanya berinteraksi dengan keluarga tapi juga dengan teman-teman sekolah, pada masa ini sering terbentuknya kelompok-kelompok atau teman bermain yang memiliki hobbi dan pemikiran yang sama. Contohnya, ketika saya SD terbentuk beberapa kelompok kecil bahkan dalam 1 kelas ada 4 kelompok kecil, 2 kelompok anak perempuan dan 2 kelompok anak laki-laki. Terbentuknya kelompok bermain ini juga menjadikan anak lebih sering mempunyai waktu bermain di luar rumah. Seperti saya dulu pun sering bermain atau belajar kelompok di rumah teman. Bahkan karena rentang usia yang tidak jauh dengan kakak laki-laki saya yakni hanya berjarak 2 tahun, saya sering sekali bermain dengan kakak saya dan terkadang saya ikut bermain di luar bersama teman-teman kakak laki-laki saya. Kedekatan bahkan bermain dengan teman laki-laki juga ikut mempengaruhi perkembangan pribadi saya hingga dewasa, diantaranya saya kurang menyukai barang-barang perempuan dan cenderung lebih menyukai barang laki-laki serta tidak suka bersolek berlebihan seperti perempuan pada umumnya yang begitu memperhatikan penampilan.      
Masa anak-anak akhir
Dari SD berlanjut ke SMP dan SMA, dibarengi dengan perkembangan diri dari anak-anak menuju remaja. Masa remaja dialami pada usia 12-18 tahun, masa ini adalah masa peralihan dari anak-anak menuju kematangan. Perubahan yang paling terlihat pada masa remaja adalah perkembangan fisik dan psikoseksual. Perkembangan fisik diantaranya adalah peningkatan produksi hormon-hormon dan munculnya ciri-ciri perkembangan seks primer dan sekunder. Ciri-ciri perkembangan seks primer ditandai dengan menstruasi bagi perempuan, pada masa remaja ini lah tepatnya pada usia 13 tahun saya telah mengalami menstruasi dan diikuti dengan pembentukan bentuk tubuh seperti pinggang dan payudara yang membesar, bahkan masa pubertas saya ini dihujani dengan jerawat di wajah. Namun, pertambahan tinggi dan berat tubuh tidak lagi pesat, hingga usia 17 tahun pun kondisi fisik saya tetap kecil dan mungil. Namun, saya berprinsip bahwa kekurangan bukanlah hambatan untuk meraih mimpi. Hal ini sebagai wujud bahwa saya telah memenuhi tugas perkembangan sebagai remaja untuk menerima keadaan fisik dan menggunakannya secara efektif. Pada masa SMP mungkin merupakan masa emas saya, dimana saya selalu menjadi peringkat 1 di sekolah saya selain itu juga mengikuti dan menjuarai beberapa lomba di antaranya juara 2 siswa teladan se-kabupaten Sragen. Selain itu saya juga aktif mengikuti OSIS dan PMR, bahkan ketika SMP sempat dijadikan wakil ketua OSIS. Wujud keaktifan sebagai anak yang tergolong dalam secure attachment pun berlanjut ketika memasuki jenjang SMA, saya terus aktif di keorganisasian OSIS, belajar mengkoordinir dan membuat sebuah acara, bahkan saya bermimpi dan berjuang untuk mewujudkan terciptanya dunia kepenulisan di SMA N 1 Gemolong dan hasilnya terwujud lah majalah sekolah. Banyak teman dan guru yang berpikir bahwa saya terlalu fokus terhadap organisasi dan sedikit mengabaikan pada pelajaran di sekolah. Beberapa guru pun tidak senang pada anak yang aktif di OSIS. Namun, saya pun terus berjuang membuktikan untuk tetap menjaga prestasi saya, dengan menjuarai beberapa lomba Karya Tulis Ilmiah (implikasi operasional formal, berfikir berdasar hipotesis), mengikuti tim debat dan tetap masuk dalam 10 besar di kelas. Meski tidak dipungkiri kesibukan saya di organisasi mengakibatkan menurunnya peringkat saya di kelas. Semua hal itu tidak menyurutkan saya, justru dari sini lah saya memahami siapa saya. Bahwa saya adalah seorang yang tidak terlalu terobsesi terhadap nilai kuantitatif dalam pendidikan namun berfikir realistis dalam masalah sosial, dan senang berkomunikasi dengan semua orang atau masyarakat adalah keseimbangan demi tercapainya nilai manusia seutuhnya. Karena banyak teman saya hanya terobsesi dengan nilai-nilai rapor dan menghalalkan segala cara tanpa peduli lagi terhadap perilaku sosial bahkan untuk bertanggung jawab atas apa yang mereka lakukan. Pemahaman saya ini benar-benar saya tanamkan selama saya berada di SMA, hal ini merupakan salah satu tugas perkembangan remaja, bahwa remaja telah memperoleh perangkat nilai dan sistem etis sebagai pegangan untuk berperilaku mengembangkan ideologi.
Beralih ke perkembangan emosi masa remaja, di mana masa remaja selalu khas dengan perkembangan emosi dan cinta. Emosi remaja tidak menentu, tidak stabil dan meledak-ledak, hubungan mereka dengan keluarga pun tidak harmonis. Hal ini memang benar saya rasakan, ketika saya kelas 1 SMA sering kali saya merasa bahwa saya ini orang yang kesepian dan tidak ada seorang pun yang peduli terhadap saya. Merasa bahwa saya ini diperlakukan seperti robot oleh semua orang. Meski saya mengalami tekanan batin dan frustasi akan kondisi saya, tidak lantas saya bercerita kepada keluarga, saya hanya mengeluhkan hal-hal tersebut kepada sahabat saya dan guru saya. Saya tidak pernah bercerita apapun terhadap keluarga saya, bahkan sempat terjadi konflik dengan kakak perempuan saya. Sesuai dengan teori dari Piaget tentang tahap operasional formal bahwa remaja telah memiliki kemampuan introspeksi(berpikir krisis tentang dirinya), saya berpikir bahwa saya bukanlah tipe orang yang pandai mengungkapkan apa yang saya rasakan dan apa yang ada di hati saya, saya lebih memilih untuk memendam semua itu sendiri. Termasuk juga dalam hal cinta, tidak dipungkiri pada masa remaja saya sudah bisa menyukai lawan jenis. saya jatuh cinta kepada beberapa laki-laki, namun semua itu hanya bisa saya pendam dan tidak pernah saya ungkapkan hanya sekedar berbagi sedikit cerita kepada beberapa teman yang bisa menerima cerita cinta saya. Mengenai rasa cinta, saya memuja seorang tokoh pembalap motoGP dari Spanyol bernama Dani Pedrosa. Rasa cinta saya terhadap Dani sudah berlangsung sangat lama, sejak masih SMP hingga saat ini. Kemudian saya menyukai beberapa laki-laki secara berpindah-pindah namun perasaan itu hanya bisa saya pendam. Dari cerita saya di atas saya melalui Perkembangan emosi cinta dari tahap Hero Worshipping, yakni pemujaan pada orang yang lebih tua dan umumnya berjarak jauh. Kemudian tahap Puppy Love, perasaan cinta pada satu orang namun berpindah-pindah.


  Gambar 4. Masa Remaja
Sekarang ini saya berusia 19 tahun menuju ke 20 tahun, dalam usia ini lah memasuki masa Dewasa dini. Setelah lulus SMA saya memutuskan untuk melanjutkan studi di jurusan Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Negeri Yogyakarta, hal ini merupakan keputusan saya dalam menyusun masa depan. Karena melalui berbagai pertimbangan tentang prospek yang menjanjikan disesuaikan dengan bakat dan minat saya, saya menjadikan pendidikan bahasa Inggris sebagai pilihan utama saya. Hal ini merupakan bentuk dari salah satu tahap perkembangan kognitif pada masa dewasa dini, Schaie menyebut tahap seperti itu merupakan tahap mencari prestasi (Achieveing stage) yakni penerapan intelektualitas individu pada masa dewasa pada situasi yang melibatkan konsekuensi besar untuk mencapai tujuan jangka panjang. Dalam masa dewasa dini, saya memiliki masalah-masalah baru, seperti kehilangan jati diri saya. Saya merasa bukan lagi anak yang kritis, aktif dan gemar berorganisasi. Saya sudah mengikuti beberapa Unit Kegiatan Mahasiswa baik tingkat Universitas maupun Fakultas, namun saya tidak menjalaninya dengan semangat, sering mangkir dari rapat dan kegiatan. Bahkan dulu saya yang suka dengan kegiatan debat, kini tidak terlalu berambisi terhadap debat, hal ini ditunjukkan dengan seringnya mangkir latihan debat. Kurang teguhnya komitmen, bimbang dalam mengambil keputusan dan lebih memilih melakukan kegiatan yang saya inginkan, contohnya lebih memilih pulang ke kampung halaman daripada mengikuti kegiatan kampus menjadi masalah baru buat saya saat ini. Ditambah lagi berpisah dengan teman-teman SMA menyulitkan saya untuk  berbagi cerita bahkan untuk mencari hiburan, hal ini membuat saya merasa sendiri dan kesepian. Munculnya masalah-masalah baru seperti ini merupakan salah satu ciri khas dari masa dewasa dini, sebagai usia banyak masalah (problem age) dan usia tegang dalam emosi (emotional tension age). Selain itu, beberapa ahli berpendapat bahwa ada beberapa hal yang mempengaruhi perubahan minat pada masa dewasa dini, di antaranya adalah perubahan tekanan budaya dan lingkungan. Kondisi tersebut menuntut orang untuk melakukan penyesuaian diri dengan baik. Pemahaman terhadap masalah inilah yang pada akhirnya mempengaruhi kebahagiaan individu. Jika disesuaikan dengan teori James Marcia identitas yang sesuai dengan kondisi saya saat ini adalah Moratorium(rendah komitmen dan tinggi eksplorasi) yakni dalam keadaan krisis, ragu-ragu dalam membuat keputusan, banyak bicara, percaya diri, tetapi juga mudah cemas.

 Perkembangan, perubahan masa hingga pemenuhan tugas perkembangan pun sudah saya lalui dari bayi hingga dewasa dini. Setelah memahami perkembangan pada diri saya, saya mengenali bahwa saya ini adalah orang yang bertipe secure attachment, percaya diri kuat,  aktif, mengutamakan perilaku sosial, namun ragu-ragu dalam membuat keputusan, serta cenderung menyimpan dan memendam masalah atas segala sesuatunya.